Kapsul
PT Sanbe Farma
Obat Analgetik
Indikasi:
TRAMADOL diindikasikan untuk mengobati dan mencegah nyeri yang sedang hingga berat, seperti tersebut di bawah ini:
- Nyeri akut dan kronik yang berat.
- Nyeri pasca bedah.
Kontra Indikasi:
- Keracunan akut oleh alkohol, hipnotik, analgesik atau obat-obat yang mempengaruhi SSP lainnya.
- Penderita yang mendapat pengobatan penghambat monoamin oksidase (MAO).
- Penderita yang hipersensitif terhadap TRAMADOL.
Komposisi:
Tiap kapsul mengandung:
Tramadol Hidroklorida.....................................50 mg
Cara Kerja Obat:
TRAMADOL adalah analgesik kuat yang bekerja pada reseptor opiat.
TRAMADOL mengikat secara stereospsifik pada reseptor di sistem saraf
pusat sehingga menghentikan sensasi nyeri dan respon terhadap nyeri. Di
samping itu TRAMADOL menghambat pelepasan neutrotransmiter dari saraf
aferen yang bersifat sensitif terhadap rangsang, akibatnya impuls nyeri
terhambat.
Efek Samping:
- Sama seperti umumnya analgesik yang bekerja secara sentral, efek
samping yang dapat terjadi: mual, muntah, dispepsia, obstipasi, lelah,
sedasi, pusing, pruritus, berkeringat, kulit kemerahan, mulut kering dan
sakit kepala.
- Meskipun TRAMADOL berinteraksi dengan reseptor apiat sampai
sekarang terbukti insidens ketergantungan setelah penggunaan TRAMADOL,
ringan.
Perhatian:
- Hati-hati bila digunakan pada penderita dengan trauma kepala,
peningkatan tekanan intrakranial, gangguan fungsi ginjal dan hati yang
berat atau hipersekresi bronkus; karena dapat meningkatkan resiko kejang
atau syok.
- Dapat terjadi penurunan fungsi paru apabila penggunaan TRAMADOL
dikombinasi dengan obat-obat depresi SSP lainnya atau bila melebihi
dosis yang dianjurkan.
- TRAMADOL tidak boleh digunakan pada penderita ketergantungan obat.
Meskipun termasuk agonis opiat, TRAMADOL tidak dapat menekan gejala
putus obat, akibat pemberian morfin.
- TRAMADOL sebaiknya tidak diberikan pada wanita hamil, kecuali benar-benar diperlukan.
- 0,1% TRAMADOL diekskresikan melalui ASI (Air Susu Ibu).
- TRAMADOL dapat mengurangi kecepatan reaksi penderita, seperti kemampuan mengemudikan kendaraan ataupun mengoperasikan mesin.
- Lama pengobatan
Pada pengobatan jangka panjang, kemungkinan terjadi
ketergantungan, oleh karena itu dokter harus menetapkan lamanya
pengobatan. Tidak boleh diberikan lebih lama daripada yang diperlukan.
Interaksi Obat:
- Penggunaan TRAMADOL bersama dengan obat-obat yang bekerja pada SSP
(seperti: tranquillizer, hipnotik), dapat meningkatkan efek sedasinya.
- Penggunaan TRAMADOL bersama dengan tranquillizer juga dapat meningkatkan efek analgesiknya.
Dosis:
Seperti halnya obat-obat analgesik, dosis harus diatur sesuai dengan beratnya rasa sakit dan respon klinis dari penderita.
Dosis untuk dewasa dan anak berumur di atas 14 tahun:
Dosis tunggal: 1 kapsul.
Dosis perhari: hingga 8 kapsul.
Apabila sakit masih terasa, dapat ditambahkan dosis tunggal kedua 1 kapsul TRAMADOL lagi, setalah selang waktu 30 - 60 menit.
Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal dan hati, perlu dilakukan penyesuaian dosis.
Kemasan:
Dus isi 5 strip @ 10 kapsul.
Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
~dechacare.com~
Tampilkan postingan dengan label Obat2-an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat2-an. Tampilkan semua postingan
Rabu, 28 Oktober 2015
Selasa, 13 Mei 2014
Makanan Anda Adalah Obat Terbaik
Peraturan yang benar bagi pemeliharaan kesehatan manusia, menurut susunan :
Orang telah lupa mengenai dasar kesehatan manusia. Siapa saja yang mempunyai pengetahuan obat2an harus menyadari bahwa semua jenis obat2an mengandung toksin dan menimbulkan efek samping. Sebagian obat2an pada permulaannya mungkin dapat menyegarkan kembali tubuh kita, tetapi dengan adanya rangsangan yang bertambah lama kelamaan akan melemahkan tubuh kita.
Seandainya perawatan kesehatan masa kini merupakan jawaban dan jaminan kesehatan, maka masyarakat akan membawa pulang kesehatan mereka dari apotik, karena obat2an tersebut terdapat di mana2 pada masyarakat masa kini.
Tidak akan ada penyakit darah tinggi, kencing manis, penyakit jantung, stroke, kanker, penyakit hati dan lain2. Fakta sebenarnya obat2an hanya dapat menyembuhkan penyakit untuk sementara walaupun dengan kemajuan teknologi. Dasar kesehatan adalah “kembali ke alam yang alami”.
Kita dapat memelihara kesehatan nyata dengan merujuk kepada kebenaran jaman dulu “naturopati”, dengan menggunakan ketahanan diri alami tubuh kita untuk menjalani proses penyembuhan/pengobatan yang nyata. Obat-obatan dan pembedahan harus menjadi pilihan terakhir.
Obat yang terbaik adalah MAKANAN ANDA!.
Sumber: melileanetwork.wordpress.com
- Kemampuan Penyembuhan / Pengobatan Alami (Makanan).
- Kemudian, ketergantungan kepada obat-obatan.
- Pembedahan merupakan pilihan terakhir.
Orang telah lupa mengenai dasar kesehatan manusia. Siapa saja yang mempunyai pengetahuan obat2an harus menyadari bahwa semua jenis obat2an mengandung toksin dan menimbulkan efek samping. Sebagian obat2an pada permulaannya mungkin dapat menyegarkan kembali tubuh kita, tetapi dengan adanya rangsangan yang bertambah lama kelamaan akan melemahkan tubuh kita.
Seandainya perawatan kesehatan masa kini merupakan jawaban dan jaminan kesehatan, maka masyarakat akan membawa pulang kesehatan mereka dari apotik, karena obat2an tersebut terdapat di mana2 pada masyarakat masa kini.
Tidak akan ada penyakit darah tinggi, kencing manis, penyakit jantung, stroke, kanker, penyakit hati dan lain2. Fakta sebenarnya obat2an hanya dapat menyembuhkan penyakit untuk sementara walaupun dengan kemajuan teknologi. Dasar kesehatan adalah “kembali ke alam yang alami”.
Kita dapat memelihara kesehatan nyata dengan merujuk kepada kebenaran jaman dulu “naturopati”, dengan menggunakan ketahanan diri alami tubuh kita untuk menjalani proses penyembuhan/pengobatan yang nyata. Obat-obatan dan pembedahan harus menjadi pilihan terakhir.
Obat yang terbaik adalah MAKANAN ANDA!.
Sumber: melileanetwork.wordpress.com
Albothyl 10 ml
Indikasi:
Ginekologi adalah untuk mempercepat proses pemnyebuhan setelah elektro-koagulasi.
Menghentikan pendarahan lokal dan kapiler, mempercepat pelepasan dan pembersihan jaringan nekrotik akibat luka bakar dan luka-luka biasa.
Dermatologi untuk pembersihan dan stimulasi regenerasi jaringan luka/peradangan yaang kronik, lesi dekubitus, ulkus kruris, kondiloma akuminata dan sebagainya.
Kontra Indikasi:
N/A
ALBOTHYL® concentrate adalah tergolong obat luar yang bekerja sebagai antiseptik (membunuh kuman dan mencegah infeksi), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan astringent (menciutkan) dan menutup luka terbuka.
Komposisi:
Tiap 1 g ALBOTHYL® concentrate mengandung 360 mg policresulen atau berkadar 36%
CARA KERJA ALBOTHYL®:
ALBOTHYL® concentrate dapat mengkoagulasi protein secara spesifik dalam jaringan yang terluka tanpa memberikan pengaruh buruk terhadap jaringan di sekitarnya yang masih sehat.
Manfaat dan Cara Pakai ALBOTHYL®:
Keunggulan ALBOTHYL® concentrate lainnya adalah:
· Bekerja lokal sebagai anti bakteri, anti jamur dan anti parasit tanpa menimbulkan resistensi
· Mencegah infeksi
· Menghentikan perdarahan
· Tidak merusak jaringan
· Mempercepat pembentukan jaringan baru, menggantikan jaringan yang rusak
· Menghilangkan rasa sakit
PERHATIAN:
1. Selama pengobatan dengan ALBOTHYL®, tidak diperlukan pengobatan topikal lainnya.
2. Hindarkan dari mata dan jangkauan anak-anak.
3. Jangan ditelan, hanya untuk pemakaian luar.
4. Bacalah aturan pakai dengan seksama.
5. Bila sakit berlanjut hubungi Dokter.
Jenis: Fls
Produsen: PT Pharos
Sumber: dechacare.com
Ginekologi adalah untuk mempercepat proses pemnyebuhan setelah elektro-koagulasi.
Menghentikan pendarahan lokal dan kapiler, mempercepat pelepasan dan pembersihan jaringan nekrotik akibat luka bakar dan luka-luka biasa.
Dermatologi untuk pembersihan dan stimulasi regenerasi jaringan luka/peradangan yaang kronik, lesi dekubitus, ulkus kruris, kondiloma akuminata dan sebagainya.
Kontra Indikasi:
N/A
ALBOTHYL® concentrate adalah tergolong obat luar yang bekerja sebagai antiseptik (membunuh kuman dan mencegah infeksi), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan astringent (menciutkan) dan menutup luka terbuka.
Komposisi:
Tiap 1 g ALBOTHYL® concentrate mengandung 360 mg policresulen atau berkadar 36%
CARA KERJA ALBOTHYL®:
ALBOTHYL® concentrate dapat mengkoagulasi protein secara spesifik dalam jaringan yang terluka tanpa memberikan pengaruh buruk terhadap jaringan di sekitarnya yang masih sehat.
Manfaat dan Cara Pakai ALBOTHYL®:
- Obat kumur pencegah sariawan dan bau mulut
ALBOTHYL® concentrate membunuh kuman penyebab SARIAWAN dan BAU MULUT, menjaga kebersihan dan kesegaran mulut, gigi dan gusi, ditandai dengan rasa kesat, bersih, dan segar.
Cara Pakai:
Teteskan 10 – 15 tetes Albothyl ke dalam 1 gelas air (200 ml). Kumur – kumur selama ½ - 1 menit. Kumur ulang dengan air putih matang untuk membilas. - Sariawan (penyembuhan)
ALBOTHYL® concentrate formula baru tanpa rasa perih, sekali oles sariawan langsung sembuh. Albothyl dapat menghilangkan rasa perih sariawan, menciutkan dan menutup luka sariawan dengan cepat tanpa mempengaruhi jaringan yang sehat di sekitarnya.
Cara Pakai:
Awali berkumur dengan Albothyl yang diencerkan seperti di atas. Kemudian teteskan Albothyl ke cotton bud, lalu oleskan dan tekan selama ½ menit pada luka sariawan, sampai meresap dan memutih. - Sakit gigi
ALBOTHYL® concentrate segera menghilangkan rasa sakit gigi, menghentikan perdarahan setelah cabut gigi dan dapat membunuh kuman penyebab sakit gigi.
Cara Pakai:
ALBOTHYL® concentrate diteteskan pada cotton bud/kapas, lau ditempelkan pada lubang gigi yang sakit selama 1 menit. Untuk menghentikan perdarahan setelah cabut gigi, basahi kapas dengan Albothyl, kemudian gigit pada bagian yang berdarah. - Luka di kulit (luka jatuh / luka bedah / luka terpotong / luka sayat / luka bakar)
ALBOTHYL® concentrate bekerja menghentikan perdarahan, mempercepat pengeringan dan penyembuhan luka. Membantu pembentukan jaringan kulit baru dan pengelupasan jaringan kulit mati.
Cara Pakai:
Basahi kapas atau perban dengan Albothyl, kemudian usapkan pada luka yang telah dibersihkan dengan antiseptic (Antiseptik bisa gunakan Albothyl yang diencerin 15 tetes dalam air ¼ gayung) dan tekan selama 1 menit. - Pembersih vagina
ALBOTHYL® bekerja sebagai antiseptic (membunuh kuman dan mencegah infeksi), astringent (mengencangkan dan mengesatkan) serta menjaga kebersihan vagina.
Cara Pakai:
Sebagai pembersih vagina dipakai ALBOTHYL® concentrate yang diencerkan 10 – 15 tetes dalam air 1/4 gayung (200 ml). Basuhkan larutan atau gunakan handuk kecil yang telah dibasahi larutan untuk membersihkan vagina, kemudian bilas vagina dengan sisa cairan. - Infeksi vagina & keputihan
ALBOTHYL® concentrate mengatasi infeksi (bakteri, jamur, trikomonas) pada vagina secara cepat, menghilangkan gatal-gatal, bau, keputihan, menghancurkan jaringan yang rusak dan menggantinya dengan jaringan baru.
Cara Pakai :
Bersihkan vagina terlebih dahulu dengan ALBOTHYL® concentrate yang diencerkan 10 – 15 tetes dalam air 1/4 gayung (200 ml), kemudian oleskan ALBOTHYL® concentrate pada daerah infeksi menggunakan cotton bud dan tekan selama 1 – 3 menit.
Keunggulan ALBOTHYL® concentrate lainnya adalah:
· Bekerja lokal sebagai anti bakteri, anti jamur dan anti parasit tanpa menimbulkan resistensi
· Mencegah infeksi
· Menghentikan perdarahan
· Tidak merusak jaringan
· Mempercepat pembentukan jaringan baru, menggantikan jaringan yang rusak
· Menghilangkan rasa sakit
PERHATIAN:
1. Selama pengobatan dengan ALBOTHYL®, tidak diperlukan pengobatan topikal lainnya.
2. Hindarkan dari mata dan jangkauan anak-anak.
3. Jangan ditelan, hanya untuk pemakaian luar.
4. Bacalah aturan pakai dengan seksama.
5. Bila sakit berlanjut hubungi Dokter.
Jenis: Fls
Produsen: PT Pharos
Sumber: dechacare.com
Selasa, 08 April 2014
Mata :: Naphazoline
![]() |
| FOTO:Thinkstock |
Deskripsi
Naphazoline adalah salah satu jenis sympathomimetic (alpha receptor agonist) yang bekerja dengan cara menurunkan penumpukan gangguan pada mata.
Obat berbentuk tetes mata ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.
Naphazoline adalah salah satu jenis sympathomimetic (alpha receptor agonist) yang bekerja dengan cara menurunkan penumpukan gangguan pada mata.
Obat berbentuk tetes mata ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.
Indikasi
Meredakan mata merah, bengkak dan gatal/mata berair akibat iritasi mata ringan seperti yang diakibatkan oleh pilek, debu, angin, asap, serbuk sari, berenang atau pemakaian lensa kontak.
Meredakan mata merah, bengkak dan gatal/mata berair akibat iritasi mata ringan seperti yang diakibatkan oleh pilek, debu, angin, asap, serbuk sari, berenang atau pemakaian lensa kontak.
Dosis
Dewasa: tak lebih dari satu tetes setiap 4 jam sekali dalam sehari.
Sumber: MayoClinic, WebMD
Sumber: health.detik.com
Dewasa: tak lebih dari satu tetes setiap 4 jam sekali dalam sehari.
Sumber: MayoClinic, WebMD
Sumber: health.detik.com
Minggu, 02 Maret 2014
Mengapa Obat Yang Anda Konsumsi Tidak Efektif
Sudah minum obat tetapi tetap tak kunjung membaik, atau bahkan malah
tambah sakit? Kondisi seperti ini mungkin saja terjadi. Tidak banyak
yang mengetahui bahwa efektivitas obat bisa berubah atau bahkan menjadi
“pembunuh”. Banyak faktor yang dapat mengubah efektivitas obat-obatan.
Untuk memastikan bahwa obat-obatan yang Anda konsumsi bekerja dengan aman dan efektif, sangat penting untuk menyadari faktor-faktor paling umum yang dapat mengubah efektivitas obat. Mau tahu apa saja penyebabnya?
1. Minum segelas anggur
Sebenarnya, sangat dianjurkan untuk menghindari penggunaan alkohol saat Anda sedang mengonsumsi jenis obat-obatan apa pun. Minum satu atau dua gelas anggur ketika menjalani terapi obat akan menghasilkan konsentrasi obat dalam darah menjadi lebih rendah sehingga menurunkan efek obat.
2. Minum secangkir jus jeruk atau apel.
Jus ini memiliki efek negatif dan memblokir aktivitas dari obat-obatan seperti antibiotik ciprofloxacin, talinolol, celiprolol, etoposide, atenolol, itraconazole, dan lain-lainnya. Sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi jus ini, terutama ketika Anda sedang menggunakan obat-obatan yang telah disebutkan di atas.
3 Makan beberapa buah “cranberry” dan jeruk
Jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, maka buah ini tidak akan memberikan efek pada obat. Namun, peningkatan jumlah asupan cranberry dapat mengganggu efektivitas obat pengencer darah. Sementara itu, konsumsi jeruk berlebih dapat menekan aktivitas obat antihistamin dan obat hipertensi.
4. Terkena air panas atau suhu tinggi
Beberapa obat diserap melalui kulit. Efek dari obat yang terpapar suhu cukup tinggi dapat mempercepat proses penyerapan. Akibatnya, Anda mungkin akan menerima dosis yang mematikan dari obat-obatan tersebut.
5. Usia di atas 70 tahun
Penuaan adalah salah satu faktor yang berperan penting dan dapat mengubah efektivitas obat. Penuaan telah dikaitkan dengan penurunan berbagai fungsi organ tubuh seperti ginjal, yang dapat menyebabkan rendahnya efektivitas penghapusan obat dari tubuh dan paparan obat lebih lama.
6. Mengambil obat lain
Mengambil obat lain (berbagai macam jenis obat) secara bersamaan dapat mempengaruhi efektivitas obat. Konsumsi obat antibiotik bersamaan dengan obat lainnya bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya.
7. Menghancurkan obat sebelum meminumnya
Meski dapat membuat Anda lebih mudah untuk menelan obat, cara ini juga bisa sangat berbahaya karena dapat merusak pelapis khusus yang ada pada obat. Hal ini dapat memengaruhi efektivitas dan mempercepat pelepasan obat.
Sumber: hutantropis.com
Untuk memastikan bahwa obat-obatan yang Anda konsumsi bekerja dengan aman dan efektif, sangat penting untuk menyadari faktor-faktor paling umum yang dapat mengubah efektivitas obat. Mau tahu apa saja penyebabnya?
1. Minum segelas anggur
Sebenarnya, sangat dianjurkan untuk menghindari penggunaan alkohol saat Anda sedang mengonsumsi jenis obat-obatan apa pun. Minum satu atau dua gelas anggur ketika menjalani terapi obat akan menghasilkan konsentrasi obat dalam darah menjadi lebih rendah sehingga menurunkan efek obat.
2. Minum secangkir jus jeruk atau apel.
Jus ini memiliki efek negatif dan memblokir aktivitas dari obat-obatan seperti antibiotik ciprofloxacin, talinolol, celiprolol, etoposide, atenolol, itraconazole, dan lain-lainnya. Sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi jus ini, terutama ketika Anda sedang menggunakan obat-obatan yang telah disebutkan di atas.
3 Makan beberapa buah “cranberry” dan jeruk
Jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, maka buah ini tidak akan memberikan efek pada obat. Namun, peningkatan jumlah asupan cranberry dapat mengganggu efektivitas obat pengencer darah. Sementara itu, konsumsi jeruk berlebih dapat menekan aktivitas obat antihistamin dan obat hipertensi.
4. Terkena air panas atau suhu tinggi
Beberapa obat diserap melalui kulit. Efek dari obat yang terpapar suhu cukup tinggi dapat mempercepat proses penyerapan. Akibatnya, Anda mungkin akan menerima dosis yang mematikan dari obat-obatan tersebut.
5. Usia di atas 70 tahun
Penuaan adalah salah satu faktor yang berperan penting dan dapat mengubah efektivitas obat. Penuaan telah dikaitkan dengan penurunan berbagai fungsi organ tubuh seperti ginjal, yang dapat menyebabkan rendahnya efektivitas penghapusan obat dari tubuh dan paparan obat lebih lama.
6. Mengambil obat lain
Mengambil obat lain (berbagai macam jenis obat) secara bersamaan dapat mempengaruhi efektivitas obat. Konsumsi obat antibiotik bersamaan dengan obat lainnya bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya.
7. Menghancurkan obat sebelum meminumnya
Meski dapat membuat Anda lebih mudah untuk menelan obat, cara ini juga bisa sangat berbahaya karena dapat merusak pelapis khusus yang ada pada obat. Hal ini dapat memengaruhi efektivitas dan mempercepat pelepasan obat.
Sumber: hutantropis.com
Minggu, 26 Januari 2014
Jangan Letakkan Obat-obatan di Dalam Bagasi Saat Travelling Dengan Pesawat
![]() |
| ilustrasi, @ajuskoto |
Tidak seperti kunjungan teman sebelumnya yang berasal dari Amerika yang berjalan lancar dan sukses, (selengkapnya bisa dibaca di sini, “Bersama Teman dari USA, Satu Hari Keliling Kota Medan“), kali ini proses kedatangan beliau sempat terhambat di bandara Polonia. Kami tertahan di kantor imigrasi selama dua jam lebih.
Ketika baru saja mendarat di bandara sekitar jam empat sore, beliau langsung di bawa ke kantor imigrasi. Disana beliau “dicekoki” dengan berbagai pertanyaan, hingga saya diharuskan datang kesana untuk memastikan bahwa beliau diundang dan memiliki kenalan di Medan.
Di kantor itu saya menjelaskan maksud kedatangan teman itu ke Indonesia.
![]() | |
| Gambar 1. Hasil Analisis Mesin Detektor - @ajuskoto |
![]() |
| Gambar 2. Hasil Analisis Mesin Detektor - @ajuskoto |
Akhirnya saya mengetahui penyebabnya. Menurut petugas tersebut banyak pendatang “gelap” dari Srilangka, sehingga masuk ke dalam daftar yang harus dicurigai. Sekitar satu jam kami berada di kantor tersebut hingga kepala kantor keimigrasian akhirnya melepaskan kami.
Setelah lolos dari tahap tersebut, kami pun lega, hanya sesaat, karena ketika melalui mesin detektor, bagasi teman tersebut mengaktifkan alarm.
“Aduuhh… apa lagi ini?”
Petugas langsung menahan dan membawa kami ke kantor khusus yang berada di dalam bandara, sambil membawa secarik kertas hasil analisis mesin detektor. Disana, petugas yang berwajah tidak ramah, terkesan garang, membuka dan mengaduk-aduk isi bagasi beliau.
Saya prihatin dengan “nasib” teman ini. Beliau mengeluhkan yang dialaminya, beliau curhat dan mengatakan bahwa sebelumnya beliau sudah mendatangi berbagai negara, diantaranya Inggris, Malaysia, dan RRC, dan baru kali ini beliau mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan.
Ditambah lagi beliau belum makan semenjak pagi harinya.
Sekedar info, teman ini bekerja sebagai Manajer R&D suatu perusahaan produk makanan dan minuman di negaranya.
Ketika petugas tersebut puas mengaduk-aduk isi bagasi, sempat merobek kotak hadiah yang diniatkan untuk kedua anak saya, petugas itu membiarkannya begitu saja dan melepaskan kami.
Tak ada kata maaf, sungguh memprihatinkan!
Ternyata penyebab alarm mesin detektor itu berbunyi adalah obat-obat diabetes yang diletakkan di dalam bagasinya. Mesin tersebut “menyangka” di dalam obat-obatan itu terdapat zat ampetamin alias sabu-sabu (Gambar 1 dan 2).
Berdasarkan pengalaman ini, saya menyarankan kepada teman-teman pembaca yang hendak mengadakan perjalanan dengan pesawat untuk tidak menyimpan obat-obatan di dalam bagasi. Sebaiknya diletakkan di dalam tas sandang.
Teman tersebut sangat kecewa dengan kejadian ini, namun saya berhasil menghibur dan menjamunya di Medan selama seminggu, sehingga beliau bisa mengabaikan peristiwa yang menimpanya saat baru saja tiba di Medan.
Semoga pengalaman teman ini bermanfaat bagi teman-teman pembaca.
Salam Hangat Sahabat :)
Sumber: lifestyle.kompasiana.com
Minggu, 22 Desember 2013
Ketahui ! Bahaya Obat Obatan Kimia
Berdasarkan fungsinya diketahui penggunaan obat kimia tidak benar-benar menyembuhkan penyakit namun hanya merawat saja. Dalam arti
hanya menekan gejala yang timbul tanpa menjangkau penyebab dari
penyakit tersebut. Pengobatan dengan obat kimia bersifat sympthomatis
yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja, lebih diutamakan untuk
penyakit-penyakit yang sifatnya akut, reaksi cepat namun bersifat
destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, selain daripada itu Bahaya Obat Obatan Kimia yang lainnya adalah bisa memunculkan efek samping berupa komplikasi penyakit.
Tanggapan Menurut Para ahli kesehatan terhadap Bahaya Obat Obatan Kimia :
Charles E. Page, M.D.
“Penyebab
kebanyakan penyakit adalah pada obatan-obatan kimia beracun yang para
dokter berikan dan yakini akan membawa kesembuhan.”
R.T. TraIl, M.D.
“Pengobatan
obat-obatan kimia meliputi tindakan pemberdayaan, bertindak seperti
pengobatan bagi penyakit, tapi justru menghasilkan penyakit pada orang
sehat.Materia medica sebenarnya hanya sekedar mengenai obat-obatan atau
bahan dan larutan kimia yang dalam satu kata disebut dengan racun. Semua
ini tidak cocok dengan tubuh vital dan menghasilkan penyakit ketika
diberikan kepada makhluk hidup. Semuanya beracun.”
Daniel. H. Kress, M.D.
“Obat-obatan tidak pernah menyembuhkan penyakit. Mereka hanya menekan
tanda bahaya alami tubuh ketika muncul masalah kesehatan. Racun kimia
apapun yang dimasukkan dalam tubuh manusia harus segera dibereskan
walaupun ia mengurangi gejala. Rasa sakit mungkin hilang, tapi tanpa
disadari pasien malah makin parah kondisinya.”
William Osler, M.D.
“Orang yang minum obat perlu pulih dua kali. Sekali untuk pulih dari penyakit dan satu lagi dari obat kimia itu sendiri.”
Hans Kusche, M.D.
“Obat-obatan kimia bisa dikatakan tidak begitu penting karena sifatnya hanya menekan gejala penyakit.”
O.W. Holmes, (Prof. of Med. Harvard University)
“Jika semua obat-obatan kimia diseluruh dunia dibuang ke laut, ini akan berakibat buruk bagi ikan-ikan tapi baik bagi manusia.
Henry Lindlahr, M.D.
“Bagian terbesar dari semua penyakit kronis disebabkan dari obat-obatan kimia beracun yang menekan gejala-gejala penyakit akut.”
Richard C. Cabot, M.D. (Mass. Gen. Hospital)
“Tiap dokter senior tahu bahwa kebanyakan penyakit tidak begitu terbantu dengan obat-obatan kimia.”
Wier Mitchel, M.D.
“Obat-obatan kimia
hanyalah pereda, karena dibalik penyakit ada penyebabnya. Dan untuk
penyebab inilah obat-obatan kimia tak pernah bisa menjangkaunya.”
Elmer Lee, M.D., Past Vice President, Academy of Medicine.
“Praktek medis tidak memiliki filosofi atau akal sehat yang patut untuk direkomendasikan. Ketika sakit, tubuh sudah penuh dengan racun. Dengan minum obat-obatan kimia, tubuh makin penuh dengan racun, sehingga membuat kondisi makin susah untuk disembuhkan.”
Milton Silverman, M.D. (Professor of Pharmacology, University of California)
“Perhitungan kami menunjukkan kira-kira empat setengah juta orang per
tahun masuk rumah sakit diakibatkan karena efek samping obat. Lebih jauh
lagi, rata-rata pasien rumah sakit memiliki sebanyak 30% kemungkinan, –
tergantung berapa lama ia dirawat inap – , akan kembali lagi karena
efek samping obat.”
L.F. Kebler, M.D.
“Untuk apa seorang pasien yang karena sakit kemudian menelan racun, atau menelan sesuatu yang bisa membuat orang sehat jadi tambah sakit.”
Charles Armbruster, M. D.
“Perlunya
mengajarkan umat manusia untuk tidak mengambil obat-obatan kimia
merupakan tugas semua pihak yang tahu efek tidak menentu dan merusak
dari pengobatan medis. Dan tidaklah lama lagi masa dimana sistem
pengobatan medis akan ditinggalkan.”
Robert Mendelsohn, M.D
“Kita
cenderung berpikir bahwa penyalahgunaan obat selalu di populasi pria dan
dalam bentuk narkoba seperti heroin, kokain, dan mariyuana. Akan
mengejutkan Anda jika tahu bahwa sebenarnya telah ada masalah yang jauh
lebih besar lagi dibandingkan dugaan Anda karena telah ada jutaan wanita yang BERGANTUNG dengan obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter.”
Jadi sudah
saatnya kini kita meninggalkan kebiasaan mengkonsumsi obat kimia, dan
beralih lah pada pengobatan yang lebih aman untuk menghindari Bahaya Obat Obatan Kimia.
Solusi Agar Terhindar dari Bahaya Obat Obatan Kimia
Untuk solusi pengobatan penyakit tanpa obat kimia kita bisa beralih pada pengobatan yang lebih aman seperti obat herbal yang terbuat dari bahan alami. Penggunaan obat herbal sangat disarankan untuk menghindari Bahaya Obat Obatan Kimia, karena obat alami tidak memiliki efek samping, sangat aman dikonsumsi meskipun dalam jangka waktu panjang dan bersifat kuratif yang artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit. Meskipun reaksinya cukup lambat namun obat alami lebih efektif juga bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.
Hal ini
telah menjadi hukum alam dimana kita sebagai manusia sudah sepantasnya
menggunakan apa yang tuhan berikan untuk kita manfaatkan. Untuk itu
mulailah hidup lebih sehat dengan menggunakan pengobatan herbal dari
bahan yang benar-benar alami agar Bahaya Obat Obatan Kimia dapat dihindari.
Terima Kasih telah menyimak artikel kesehatan saya, semoga dengan adanya informasi mengenai Bahaya Obat Obatan Kimia ini dapat mengubah pola pikir Anda untuk beralih pada pengobatan herbal yang lebih aman. Seperti Obat Ace Maxs yang memadukan bahan herbal kulit manggis dan daun sirsak perpaduan alami yang membantu menyembuhkan penyakit secara efektif, dengan aman dan tanpa efek samping.
Untuk anda yang sedang mencari pengobatan untuk kanker payudara yang alami, aman dan tanpa efek samping, silahkan anda klik obat herbal kanker payudara .
Sumber: obatherbalkankerpayudaraampuh.wordpress.com
Jumat, 18 Oktober 2013
Cara Menghilangkan Ketombe Dengan Cepat Secara Alami
Memiliki rambut yang indah tentu impian bagi semua orang. Namun rambut
yang indah tentu berawal dari akar dan kulit kepala yang sehat. Maka
dari itu kesehatan kulit kepala harus dijaga agar memiliki rambut yang
kuat dan indah. Namun apa jadinya bila kulit kepala anda bermasalah dan
terdapat ketombe yang akan sangat mengganggu penampilan dan membuat
rambut anda tidak sehat. Masalah di kulit kepala seperti ketombe memang
tidak sedikit terjadi pada semua orang, bisa karena salah memilih produk
shampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala dan rambut atau karena
jarang menjaga kebersihan rambut. Nah, kali ini coba luangkan waktu anda
sejenak, untuk menyimak informasi Cara Menghilangkan Ketombe dengan cepat secara alami yang mudah untuk dilakukan.
Ketombe terjadi karena adanya proses pengelupasan yang berlebihan dibagian kulit kepala yang tidak terawat atau kurang bersih ketika keramas, sehingga akan timbul sel kulit mati yang kemudian akan mengalami pengelupasan dan menimbulkan ketombe di rambut dan kulit kepala anda. Namun ketombe berbeda dengan organisme yang dapat menyerang bagian kulit kepala seperti halnya kutu rambut, hanya saja ketombe termasuk sel kulit mati yang tidak terawat kemudian menumpuk di kulit kepala dan bisa rontok satu persatu. Maka dari itu anda perlu menjaga kebersihan rambut dan melakukan cara menghilangkan ketome dengan bahan alami, sehingga dapat sesuai dengan jenis rambut apa saja.
Ketombe terjadi karena adanya proses pengelupasan yang berlebihan dibagian kulit kepala yang tidak terawat atau kurang bersih ketika keramas, sehingga akan timbul sel kulit mati yang kemudian akan mengalami pengelupasan dan menimbulkan ketombe di rambut dan kulit kepala anda. Namun ketombe berbeda dengan organisme yang dapat menyerang bagian kulit kepala seperti halnya kutu rambut, hanya saja ketombe termasuk sel kulit mati yang tidak terawat kemudian menumpuk di kulit kepala dan bisa rontok satu persatu. Maka dari itu anda perlu menjaga kebersihan rambut dan melakukan cara menghilangkan ketome dengan bahan alami, sehingga dapat sesuai dengan jenis rambut apa saja.
Berikut ini ada beberapa tips cara
menghilangkan ketombe secara alami yang bisa anda lakukan dirumah dan
tidak perlu takut dengan efek samping atau tidak cocok untuk jenis
rambut anda.
Daun Pandan
Cara menggunakannya: siapkan sekitar 5 atau 7 daun pandan lalu cuci bersih, tumbuk daun pandan hingga halus, peras hingga tersisa airnya saja, lalu usapkan perasan air daun pandan ke bagian rambut hingga rata, diamkan sekitar 30 menit, lalu cuci bersih.
Cara menggunakannya: siapkan sekitar 5 atau 7 daun pandan lalu cuci bersih, tumbuk daun pandan hingga halus, peras hingga tersisa airnya saja, lalu usapkan perasan air daun pandan ke bagian rambut hingga rata, diamkan sekitar 30 menit, lalu cuci bersih.
Jeruk Nipis, Nanas dan Santan
Jeruk nipis termasuk buah yang kaya manfaat dan bisa digunakan untuk menghilangkan ketombe secara alami. Caranya dengan siapkan jeruk nipis dan nanas, sisihkan air perasan dari masing-masing buah sekitar 100 ml, campur dengan 100 ml santan segar, aduk hingga rata. Gunakan ramuan tersebut untuk membasuhkan rambut, lalu cuci hingga bersih. Lakukan sekitar 2 kali seminggu untuk hasil maksimal.
Jeruk nipis termasuk buah yang kaya manfaat dan bisa digunakan untuk menghilangkan ketombe secara alami. Caranya dengan siapkan jeruk nipis dan nanas, sisihkan air perasan dari masing-masing buah sekitar 100 ml, campur dengan 100 ml santan segar, aduk hingga rata. Gunakan ramuan tersebut untuk membasuhkan rambut, lalu cuci hingga bersih. Lakukan sekitar 2 kali seminggu untuk hasil maksimal.
Lidah Buaya
Tentu anda sudah mengetahui khasiat lidah buaya untuk kesehatan dan kesuburan rambut, juga dapat digunakan untuk menghilangkan ketombe dengan bahan alami. Caranya dengan menumbuk bagian daging lidah buaya, lalu oleskan ke area rambut, diamkan sekitar 15 menit lalu basuh hingga bersih.
Tentu anda sudah mengetahui khasiat lidah buaya untuk kesehatan dan kesuburan rambut, juga dapat digunakan untuk menghilangkan ketombe dengan bahan alami. Caranya dengan menumbuk bagian daging lidah buaya, lalu oleskan ke area rambut, diamkan sekitar 15 menit lalu basuh hingga bersih.
Jus Apel
Caranya dengan membuat jus apel, lalu campur dengan air hangat dan gunakan untuk keramas, diamkan sekitar 15 menit, lalu basuh dengan air bersih.
Caranya dengan membuat jus apel, lalu campur dengan air hangat dan gunakan untuk keramas, diamkan sekitar 15 menit, lalu basuh dengan air bersih.
Kangkung
Caranya dengan menyiapkan sekitar satu ikat kangkung yang kemudian direbus dengan campuran 2 gelas air. Tunggu hingga rebusan kangkung hanya tersisa 1 gelas saja, lalu usapkan air rebusan kangkung ke kulit kepala dan area rambut, diamkan sekitar 30 menit lalu cuci bersih menggunakan shampo.
Caranya dengan menyiapkan sekitar satu ikat kangkung yang kemudian direbus dengan campuran 2 gelas air. Tunggu hingga rebusan kangkung hanya tersisa 1 gelas saja, lalu usapkan air rebusan kangkung ke kulit kepala dan area rambut, diamkan sekitar 30 menit lalu cuci bersih menggunakan shampo.
Beberapa Cara Menghilangkan Ketombe
dengan cepat secara alami seperti diatas dapat dipraktekkan dengan
mudah dirumah, tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, sebab bahan-bahan
diatas termasuk bahan alami yang mudah ditemukan dimana saja.
Cara Menghilangkan Ketombe
Yang paling penting anda tetap menjaga
kebersihan rambut dan kulit kepala, serta mencuci bersih rambut anda
ketika berkeramas. Semoga ulasan Cara Menghilangkan Ketombe diatas dapat bermanfaat bagi anda.
Sumber: http://www.eswete.com
Kamis, 10 Oktober 2013
Penyakit yang Bisa Disembuhkan Sendiri oleh Tubuh
![]() |
| foto: Thinkstock |
Hampir semua jenis penyakit yang sifatnya akut (berlangsung singkat, tidak menahun) merupakan self limiting disease artau penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya. Beberapa di antaranya dipicu oleh gangguan pada mekanisme alami tubuh manusia, namun sebagain besar disebabkan oleh virus.
Berbeda dengan infeksi bakteri, infeksi virus tidak bisa diobati dengan antibiotik. Dikutip dari chestofbooks, Senin (7/1/2011), infeksi virus akan sembuh dengan sendirinya karena sistem kekebalan tubuh akan membentuk perlawanan untuk membunuh dan menyingkirkan virus-virus tersebut.
Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang termasuk self limiting disease dan tidak membutuhkan obat khusus selain untuk mengatasi gejala yang menyertainya.
1. Cacar airPenyakit yang lebih sering menyerang anak kecil ini dipicu oleh infeksi virus varicella-zoster. Gejala cacar air atau chickenpox antara lain gatal-gatal, bentol kemerahan di sekujur tubuh dan disertai demam tinggi.
Meski pada anak sehat bisa sembuh dengan sendirinya, cacar air bisa juga menyebabkan komplikasi yang mematikan. Diperkirakan dalam setahun ada sekitar 100 orang tewas dan lebih dari 14.000 orang masuk rumah sakit karena komplikasi cacar yang meliputi asma, pneumonia serta dehidrasi akibat mual-muntah dan diare.
Meski tetap diberi antivirus, pengobatan untuk penyakit ini lebih banyak ditujukan untuk mengatasi gejala dan mencegah infeksi penyerta. Misalnya penurun panas untuk mengatasi demam, kalamin untuk mengurangi gatal dan antiseptik untuk mandi atau membersihkan tubuh.
2. Flu dan pilekCommon cold atau pilek ditularkan oleh virus influenza, bukan oleh bakteri seperti yang diduga oleh sebagian orang. Oleh karena itu, antibiotik tidak perlu diberikan apabila tidak disertai radang maupun demam yang mengindikasikan adanya infeksi penyerta oleh bakteri.
Pemberian antibiotik sering tidak ada gunanya, karena pengobatan yang lebih dibutuhkan pada flu dan pilek adalah obat-obat simptomatik atau pengurang gejala. Misalnya dekongestan untuk melegakan tenggorokan, antialergi untuk bersin-bersin dan pereda batuk jika diperlukan.
Suplemen multivitamin juga penting untuk diberikan dalam kondisi seperti ini, karena bisa meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Secara alami, sistem imun yang sehat dengan sendirinya akan membentuk perlawanan terhadap virus flu.
3. Batuk yang tidak disertai radangBatuk merupakan mekanisme alami dalam tubuh untuk menyingkirkan benda asing dari saluran pernapasan. Tanpa harus diobati, umumnya batuk akan berhenti ketika rangsangan benda asing itu sudah hilang.
Batuk baru butuh antitusif atau pereda batuk jika sangat mengganggu aktivitas dan memicu radang karena tidak sembuh-sembuh.
Jenis batuk produktif yang disertai dahak bahkan tidak boleh dihentikan, namun perlu diberi ekspektoran atau pengencer dahak agar pengeluaran lendir-lendir tersebut bisa berlangsung lebih lancar.
4. Diare nonspesifikDiare dibagi menjadi 2 jenis yakni diare spesifik dan diare nonspesifik. Diare spesifik disebabkan oleh infeksi bakteri, sementara diare nonspesifik merupakan mekanisme alami untuk mengeluarkan benda asing yang dianggap berbahaya oleh saluran pencernaan.
Diare spesifik ditandai dengan demam dan didiagnosis berdasarkan pemeriksaan laboratorium. Obat yang perlu diberikan untuk jenis diare yang satu ini adalah antibiotik, dengan jenis dan kekuatan yang disesuaikan dengan jenis bakteri dalam hasil pemeriksaan.
Sementara diare nonspesifik yang terjadi antara lain setelah makan cabai terlalu banyak, tidak perlu diobati karena akan sembuh dengan sendirinya. Selama dirasa belum terlalu mengganggu aktivitas, kondisi ini cukup diatasi dengan oralit untuk mengantisipasi dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh.
5. Alergi gatal-gatalMeski beberapa jenis obat antihistamin atau antialergi bisa dibeli dengan bebas, bukan berarti obat ini harus digunakan setiap kali mengalami gatal-gatal karena alergi. Reaksi alergi hanya terjadi jika ada faktor pemicu, sehingga langkah paling tepat adalah menghindari hal-hal yang memicunya.
Obat antihistamin sebaiknya hanya dikonsumsi jika faktor pemicu alergi memang tidak terhindarkan, misalnya cuaca dingin. Jenis-jenis makanan tertentu jika masih bisa dihindari maka lebih baik dihindari saja daripada harus minum obat.
6. Jerawat bintik putihBanyak yang menawarkan obat-obatan untuk menghilangkan jerawat atau Acne vulgaris di wajah. Padahal selama tidak disertai infeksi, jerawat biasa yang sering memiliki bintik putih di dalamnya akan hilang jika kebersihan dan kadar minyak di permukaan kulit selalu terkendali.
Sebagian besar jerawat bisa disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak oleh kotoran maupun bekas make-up yang tidak dibersihkan. Fungsi minyak sendiri adalah menjaga kelembaban kulit agar tidak kering dan pecah-pecah.
7. Molluscum ContagiosumPenyakit kulit yang dicirikan dengan benjolan-benjolan (papulla) bening dan berair ini disebabkan oleh infeksi virus dan lebih banyak menyerang anak-anak dibandingkan orang dewasa. Karena ditemukan juga di sekitar alat kelamin dan bisa menular lewat kontak langsung, penyakit ini sering dikira penyakit menular seksual.
Meski tidak berbahaya, benjolan-benjolan itu bisa pecah bila tergores atau digaruk sehingga membuka pintu untuk terjadinya infeksi pada bekas luka. Namun bagi individu dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, penyakit kulit ini bisa sembuh sendiri dalam waktu 6-12 bulan.
8. ChikungunyaPenyakit ini disebabkan oleh jenis virus bernama Alphavirus dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya antara lain demam tinggi sampai menggigil yang disertai rasa ngilu yang menusuk hingga ke otot dan tulang sehingga disebut juga flu tulang.
Meski gejalanya sangat parah, virus yang menyebabkan penyakit ini tidak dibasmi sehingga obat yang diberikan hanya untuk mengatasi gejala seperti diberi penurun panas untuk mengatasi demamnya. Untungnya, gejala ini hanya berlangsung antara 5-10 hari dan akan sembuh dengan sendirinya.
9. Hand, foot and mouth disease (HFMD)Penyakit tangan, kaki dan mulut disebabkan oleh infeksi berbagai jenis virus dari keluarga Picornaviridae terutama Enterovirus 71 (EV-71). Virus ini lebih banyak menyerang bayi dan anak-anak terutama pada musim panas.
Gejala yang menyertai penyakit ini adalah demam dan ruam seperti herpes di sekitar tangan, kaki dan mulut. Umumnya gejala-gejala tersebut akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-10 hari dan tidak meninggalkan bekas apapun.
10. Kikuchi-Fujimoto diseaseSesuai namanya, penyakit yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV) ini ditemukan oleh Dr Masahiro Kikuchi dan Y Fujimoto pada tahun 1972. Gejalanya adalah demam yang disertai pembengkakan di leher akibat adanya pelebaran pada pembuluh limpa.
Penyakit langka yang lebih banyak ditemukan di wilayah Asia ini sering menyerang kaum mudah khususnya wanita pada rentang usia 20-30 tahun. Obat yang diberikan hanya bertujuan untuk mengatasi demam sementara untuk infeksinya belum ada obatnya, namun akan sembuh dengan sendirinya.
Sumber: http://health.detik.com
Jumat, 12 April 2013
Khasiat Singkong, Sang Penyembuh Banyak Penyakit
Julukan anak singkong mempunyai arti anak ndeso dan kampungan. Makanya
dulu ada lagu "Singkong dan Keju" yang menggambarkan kontras antara anak
miskin dan anak orang kaya.
Singkong memang sering dipandang sebelah mata. Untuk penganan, memang singkong sudah banyak diolah jadi berbagai kudapan. Namun entah kenapa, banyak orang masih menomor-duakan singkong bila bersanding dengan makanan khas barat. Karena itulah, singkong tetap dianggap "tradisional."
Sebenarnya bila dikaji lebih dalam, singkong memiliki banyak manfaat
bagi kesehatan. Singkong juga dikenal sebagai umbi yang memiliki khasiat
antioksidan, antikanker, antitumor, dan dapat meningkatkan nafsu makan.Singkong memang sering dipandang sebelah mata. Untuk penganan, memang singkong sudah banyak diolah jadi berbagai kudapan. Namun entah kenapa, banyak orang masih menomor-duakan singkong bila bersanding dengan makanan khas barat. Karena itulah, singkong tetap dianggap "tradisional."
Tak hanya itu, singkong juga mampu menyembuhkan beragam penyakit. Penyakit apa sajakah?
Rematik
Untuk mengobati rematik, pengobatan dengan singkong bisa dari dalam maupun luar. Pada pemakaian luar, gunakan daun singkong lima lembar ditambah 15 gram jahe. Lalu aduk dan oleskan pada tubuh.
Untuk pengobatan dari dalam, gunakan 100 gram batang singkong, serai, garam, jahe 15 gram. Semua bahan tersebut direbus dengan 1000cc air hingga menjadi 400 cc, saring. Minum sebanyak 200cc sekali dalam sehari. Lakukan selama dua hari.
Demam
Rebus 60 gram batang singkong dan 300 gram daun singkong dengan 800 cc air. Biarkan rebusan menyusut sampai 400 cc, saring dan minum. Untuk hasil maksimal, harus meminumnya dua kali sehari.
Luka
Singkong juga dapat digunakan untuk mengobati luka yang telah memasuki tahap infeksi. Caranya: Tumbuk batang singkong yang masih segar, lalu boreh di daerah yang luka. Boleh juga dibalut lagi dengan perban. Untuk luka yang disebabkan oleh benda panas, singkong dapat diparut dan diperas. Kemudian olesi di daerah luka. Lakukan hingga luka mengering.
Diare
Untuk mengobati diare atau sakit perut, coba deh gunakan daun singkong. Caranya dengan merebus tujuh lembar daun singkong, dengan 800 cc air, biarkan hingga menyusut 400 cc, saring dan minum.
Sakit Kepala
Minum obat sakit kepala terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, sebaiknya coba cara alami dengan menumbuk daun singkong sampai halus, lalu menaruhnya di atas kepala untuk kompres.
Beri-beri
Beruntung bagi mereka yang gemar menyantap daun singkong, karena akan terhindar dari penyakit ini. Namun, bagi yang sudah terkena penyakit beri-beri, harus mengonsumsi 200 gram daun singkong rebus seperti sayuran segar.
Meningkatkan Stamina
Untuk meningkatkan stamina, campurkan 100 gram singkong, 5 butir angco (sejenis kurma Tiongkok), dan air. Untuk menghindari rasa pahit, tambahkan sedikit madu.
Sumber : http://www.gallerydunia.com
Langganan:
Postingan (Atom)











